021 - 28671161

Renungan

IMAN SELARAS DENGAN SIKAP HIDUP

1 Korintus 10:1–11

15 Mei 2019

Rabu, 15 Mei 2019

[DOPUS hari ke 24]

Aktif dalam kegiatan gereja memang tidak menjamin adanya pertumbuhan rohani yang baik. Banyak orang Kristen terlibat dalam banyak pelayanan di gereja, namun kehidupan rohaninya tidak bertumbuh. Karakter dan sifatnya masih sama saja. Sungguh menyedihkan jika kita melihat kesenjangan antara perilaku dengan aktivitas rohani yang dijalani. Dalam bagian ini, Paulus mengingatkan jemaat di Korintus agar tidak meniru nenek moyang mereka. Mereka tidak menghormati Tuhan. Mereka melakukan penyembahan berhala, percabulan, mencobai Tuhan, melawan kehendak-Nya, dan bersungut-sungut. Akibatnya, sebagian besar dari mereka ditewaskan Tuhan di padang gurun. 

Peristiwa-peristiwa  itu dicatat dengan maksud tertentu. Tujuannya untuk menjadi pengingat agar jemaat tidak mengulangi perbuatan-perbuatan jahat itu. Tulisan Paulus juga masih relevan bagi kita di zaman ini. Kita jangan sampai mengulangi kesalahan nenek moyang Israel. Oleh sebab itu, mari kita mengevaluasi kehidupan rohani kita. Seiring waktu, apakah kita makin bertumbuh atau makin jauh dari kebenaran Firman-Nya? Kiranya pengalaman berjalan bersama Tuhan selama ini menolong kita untuk makin menghormati-Nya. 

Kita semakin membenci dosa dan taat pada Firman- Nya. Biarlah pengalaman-pengalaman rohani membuat kita makin mengenal Tuhan, bersyukur, dan berharap kepada-Nya. Biarlah pengalaman rohani membuat kita semakin percaya, berserah, taat, dan bergaul karib dengan-Nya.


Bacaan Alkitab 1 tahun : 2 Raj 22 – 23 ; Yoh 4 : 31 – 54