Kamis, 15 Maret 2018 - 09:24:41 WIB
SETENGAH HATI MENAATI TUHAN
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Saat Teduh - Dibaca: 166 kali

Kamis, 15 Maret 2018

SETENGAH HATI MENAATI TUHAN

2 Tawarikh 25:1-28

Meski masih tergolong muda saat diangkat menjadi raja, Amazia termasuk raja yang cerdik. Secara perlahan-lahan ia menyusun strategi dan mengokohkan takhtanya, barulah membunuh para pegawai istana yang telah membunuh ayahnya. Hanya saja anak-anak mereka tidak dibunuh sesuai dengan hukum Musa (ayat 3-4).

Di sini kita melihat bahwa Amazia masih menghormati hukum Musa sebagai perintah Allah yang harus dipatuhi oleh bangsa Israel. Berkat pertolongan dan kemurahan hati Allah, Amazia memperoleh kemenangan besar atas Edom. Namun, kemenangan itu dinodai oleh keberdosaan dalam penyembahan berhala dan kesombongan Amazia yang membentak nabi Allah (ayat 14-16).

Hidup takut akan Tuhan harus dilakukan dengan sepenuh hati, jiwa, dan akal budi (Ul.6:5). Bagi mereka yang suam-suam kuku saja, tidak dingin dan tidak panas, akan dimuntahkan dari mulut-Nya (Why.3:16).

Hal ini jelas terlihat dalam tindakan Amazia yang mendua hati antara menaati Tuhan dan menyiapkan alternatif cadangan apabila terjadi kegagalan. Keyakinan yang kokoh tidak ada dalam hatinya. Di satu sisi, ia masih percaya pada Tuhan. Di sisi lain, ia masih menyembah berhala. Akhirnya Amazia ditolak oleh Tuhan.

Hati yang mendua dalam mengikut Tuhan hanya menambah masalah. Periksalah kebulatan hati Anda di saat tantangan hidup datang melanda. Hanya mengikut Tuhan dengan sepenuh hati yang akan beroleh mahkota kehidupan.

Bacaan Alkitab 1 tahun : Ul 26 – 27 ; Mark 14 : 27-53




Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)