Senin, 26 Februari 2018 - 11:08:23 WIB
MELAWAN KEMUNAFIKAN
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Saat Teduh - Dibaca: 263 kali

Senin, 26 Februari 2018

MELAWAN KEMUNAFIKAN

Matius 23:16-28

Bila khotbah Yesus di bukit dalam Matius pasal 5-7 dimulai dengan rangkaian ucapan bahagia, maka perkataan Yesus kepada orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat dimulai dengan kata “Celakalah kamu”.

Dalam hal ini terlihat jelas bahwa Yesus tidak mentoleransi kemunakan atas nama  agama/kebenaran Firman Tuhan karena dampaknya sangat mematikan. Para ahli Taurat dan orang Farisi di hormati dalam masyarakat Yahudi sebagai pengajar kitab suci. 

Turun temurun mereka bertindak sebagi penjaga moral bangsa Israel dengan mengajarkan berbagai hukum Allah. Tidak heran kalau mereka sangat menikmati status sebagai orang yang terhormat dan berkuasa. Kritik keras Tuhan Yesus menelanjangi kemunakan mereka dalam hal ajaran dan praktik hidup.

Mereka hanya pintar mengajar dan menuntut orang lain melakukan, padahal diri sendiri tidak menjalani apa yang diajarkan. Ukuran kebahagiaan hidup terletak pada hukum Allah. Sebaliknya, celakalah orang yang berpura-pura taat dan mengambil keuntungan dari kemunakannya.

Mengasihi Allah dan sesama tidak bisa dengan sikap berpura-pura. Apakah anda masih memakai topeng dalam melayani?

Bacaan Alkitab 1 tahun : Bil 15 – 16 ; Mark 6 : 1-29




Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)