Kamis, 13 April 2017 - 10:31:30 WIB
MENGERJAKAN MISI PENYELAMATAN
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Saat Teduh - Dibaca: 171 kali

Kamis, 13 April 2017

MENGERJAKAN MISI PENYELAMATAN

Yohanes 19:16b-27

Penderitaan Yesus di kayu salib merupakan cara yang dipilih Bapa untuk membawa keselamatan bagi umat manusia yang berdosa. Jadi, kata kunci keselamatan kekal adalah penebusan melalui penderitaan. Ketika terpaku dan tergantung di kayu salib sebelum mengembuskan nafas terakhir Yesus tetap menunjukkan hati-Nya yang begitu mulia, di mana Ia berdoa, "Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat." (Lukas 23:34). Ini bermakna bahwa kematian-Nya di kayu salib adalah sebagai jalan pengampunan terhadap dosa. Inilah yang menjadi tujuan Ia datang ke dunia yaitu membawa pengampunan bagi orang yang berdosa (Matius 9:13).

Melalui kematian-Nya di Golgota, yang disebut pula Kalvari, karya penebusan dosa tergenapi (1 Korintus 15:3). Bagi kebanyakan orang kematian selalu identik dengan air mata dan kesedihan yang mendalam. Namun kematian Kristus bagi orang percaya adalah sebuah peristiwa besar, sebab kematian-Nya justru adalah kehidupan bagi orang percaya. Allah Bapa tahu batas kekuatan kita, di mata kita pasti tidak sanggup membebaskan diri dari segala belenggu dosa tanpa adanya penumpahan darah Putera-Nya.

Dengan kata lain, tanpa kematian Kristus tidak ada jalan keselamatan bagi manusia. Jadi kematian Kristus adalah bagian dari rencana Bapa menggenapi janji-Nya; dan pekerjaan penebusan dosa hanya dilakukan satu kali saja karena nilai pengorbanan penebusan Yesus sudah sempurna, oleh-Nya kita diselamatkan.

Pembacaan Alkitab 1 tahun : 1 Sam 22 – 24 ; Luk 12 : 1 – 31




Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)