Senin, 16 Januari 2017 - 09:10:57 WIB
MENINGGALKAN WARISAN YANG LUHUR
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Ibadah Raya - Dibaca: 177 kali

MENINGGALKAN WARISAN YANG LUHUR

Orang baik meninggalkan warisan bagi anak cucunya, ...(Ams. 13:22). Warisan apakah yang orang tua tinggalkan kepada keturunannya?

A. Warisan Iman/Rohani

“Dan apabila aku terkenang akan air matamu yang kaucurahkan, aku ingin melihat engkau kembali supaya penuhlah kesukaanku”(2 Tim 1:4).“Sebab aku teringat akan imanmu yang tulus ikhlas, yaitu iman yang pertama-tama hidup di dalam nenekmu Lois dan di dalam ibumu Eunike dan yang aku yakin hidup juga di dalam dirimu” (2 Tim 1:5).Warisan iman/rohani:

  1. Membawa anak percaya kepada Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat pribadinya
  2. Membawa anak untuk mengasihi Tuhan dan sesama (Mat. 22:37-39)
  1. Mengajar anak akan nilai-nilai/prinsip-prinsip hidup yang  luhur

 

B. Warisan Pendidikan

      Setiap anak diciptakan Tuhan unik dan untuk tujuan khusus. Dengan demikian, mari kita membekali anak-anak kita dengan pendidikan yang sesuai dengan tujuan hidupnya. “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”(Ef 2:10).

 

C. Warisan Kecakapan Mencari Nafkah

Kita membekali masa depan anak bukan dengan memberi ikan, melainkan membekali dengan pancing. Mengarahkan anak bekerja sesuai dengan panggilannya (callingnya). Sejak mereka kuliah, sebaiknya orang tua sudah mulai mendorong mereka untuk mengenali jenis pekerjaan yang akan mereka tekuni di kemudian hari. Sebagai orang tua akan mengarahkan mereka hingga dapat bekerja dan menghasilkan uang sendiri demi kesejahteraan hidup dan masa depannya.

Anak-anak harus merasa cukup dengan menerima warisan dari orangtuanya berupa:Warisan iman/rohani, warisan pendidikan, warisan kecakapan mencari nafkah. Dengan demikian anak-anak akan terhindar dari perebutan harta warisan milik orang tuanya.

 

Marilah kita menjadi orang tua yang bijak, yang meninggalkan warisan luhur bagi keturunan kita, dengan demikian akan muncul generasi-generasi yang unggul dari keturunan kita, yang tidak pernah dikuasai oleh dunia, melainkan menjadi“generasi perkasa” yang mewarnai dunia.

 

By : Pdt. Pieter A. Napitupulu




Komentar :


Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)